Buat pemborong dan bos kontraktor

Mandor cukup kirim foto. Kantor sudah tahu sebelum sore.

Gak perlu paksa mandor install aplikasi ribet. Kalau mereka bisa kirim foto kopi di grup WA atau Telegram, mereka bisa pakai EchoField. Absen, order material, surat jalan, nota belanja, kasbon, dan laporan suara masuk ke satu proyek yang sama.

Coba 14 hari pakai proyek sendiri Mandor gak perlu dilatih dulu
Tanpa installCukup Telegram di HP yang sudah dipegang
Radius 250 mAbsen pakai live location, bukan kirim lokasi sekali
8 sheetRekap Excel dari logistik sampai upah
Yang biasanya bocor

Uang proyek gak hilang di RAB. Hilangnya di lapangan.

Tiga hal ini kejadian tiap minggu. Ketahuannya baru pas proyek mau ditutup.

!

Surat jalan tulis 100 sak, yang turun 90 sak

Ditandatangani sopir, langsung dibayar. Selisihnya baru ketahuan akhir bulan waktu tagihan toko datang, dan udah telat buat ditagih balik.

Sistem cocokkan jumlah pesanan sama jumlah yang benar-benar datang, tiap hari
✎

Laporan ditulis malam, dari ingatan

Mandor nyalin ulang dari foto di grup. Yang kelewat gak kecatat, yang salah gak pernah dikoreksi. Besoknya angka di kantor udah beda sama lapangan.

Suruh kirim voice note sore, sisanya biar sistem yang nulis
Rp

Kasbon jalan, nota gak pernah dikirim

Uang keluar terus, bukti belanjanya nggak ada. Pas proyek kelar, sisa kasbon cuma jadi debat panjang yang gak ada ujungnya.

Lewat 3 hari tanpa foto nota, bot nagih sendiri ke HP mandor
Satu hari di proyek

Dari absen pagi sampai kantor tutup.

Semua dikirim dari HP, pakai bahasa sehari-hari. Gak ada satu pun perintah yang perlu dihapal.

Contoh tampilan. Isi proyeknya fiktif, bukan data klien.

Isi sistem

Satu sistem, dua cara pakai.

Orang lapangan pakai chat. Kantor bisa pakai chat, atau buka panel di dalam Telegram kalau lebih enak lihat angka.

Aa

Input bahasa bebas

Ketik kayak ngomong: “minta semen 50 sak”. Salah tinggal bilang “batal pesanan semen”. Gak ada formulir, gak ada menu di dalam menu.

◫

Baca dokumen tanpa caption

Nota, surat jalan, invoice, gambar kerja. Fotonya doang cukup, sistem yang baca. Foto burem? Dia nanya ini dokumen apa, bukan nebak.

⇄

Kroscek pesanan dan kiriman

Pesan 100 sak, datang 90. Selisihnya masuk ke purchasing sebelum truknya pergi, bukan setelah tagihan toko datang.

🎤

Laporan lewat voice note

Mandor malas ngetik panjang? Suruh kirim Voice Note sambil ngopi. EchoField yang ubah omongan mereka jadi laporan rapi buat kantor.

▤

Bahan habis pakai lawan inventaris

Beli paku atau lakban di bawah Rp 50 ribu? Masuk bahan habis pakai. Beli mesin bor di atas Rp 50 ribu? Otomatis masuk daftar Inventaris Aset Proyek, biar gak “hilang” dibawa pulang pas proyek kelar.

⏰

Alarm nota 3 hari

Kasbon jalan tapi foto nota gak dikirim-kirim? Lewat 3 hari gak ada bukti nota, bot nagih sendiri ke HP mandor. Bukan kamu yang capek cerewet.

◧

Google Drive per proyek

Semua foto masuk folder proyeknya sendiri. Surat jalan bulan lalu gak perlu dicari dengan scroll chat sampai jempol pegal.

Rp

Kasbon dan sisa saldo

Minta, setuju, transfer, bukti transfer, satu tempat. Mau tahu sisa kasbon? Tanya di chat, langsung dijawab.

⏱

Upah mingguan mandor

Daftar tim, absen, upah bersih. Dihitung sistem, bukan dihitung ulang jam 11 malam pakai kalkulator HP.

▦

Rekap dan Excel

Harian, mingguan, bulanan. Ekspornya 8 sheet, bukan satu tabel mentah yang harus dirapihin dulu sebelum bisa dibaca.

Buat pemilik

Angka kasbon bukan buat semua orang.

◎

Menu beda per peran

Anak lapangan gak lihat panel admin sama sekali. Yang tampil sesuai jabatannya, dan batasnya dipasang di server, bukan cuma disembunyiin dari layar.

••••

PIN dan kunci otomatis

Panel buka pakai 4 digit. Ditinggal sebentar, nutup sendiri. Cocok buat laptop kantor yang sering ditinggal orang lewat.

≡

Rekap lintas proyek

Punya 4 proyek jalan bareng? Lihat semua di satu layar. Gak perlu telpon tiap mandor minta rekap.

Harga

Dihitung per proyek, bukan per kepala.

Tambah mandor gak nambah biaya. Yang dihitung proyek aktif dan berapa orang kantor yang pegang akses.

Starter

Rp 500.000 /bulan
atau Rp 5.000.000 /tahun
  • 1 proyek aktif
  • User lapangan tanpa batas
  • 2 akun kantor
  • Semua fitur lapangan
  • Rekap dan ekspor Excel
Mulai dari sini
Paling sering dipilih

Pro

Rp 1.200.000 /bulan
atau Rp 12.000.000 /tahun
  • 3 proyek aktif
  • 5 akun kantor
  • Semua di Starter
  • Panel admin ber-PIN
  • Upah mingguan mandor
  • Dukungan langsung lewat WhatsApp
Minta demo

Bisnis

Rp 3.000.000 /bulan
atau Rp 30.000.000 /tahun
  • 10 proyek aktif
  • Akun kantor tanpa batas
  • Semua di Pro
  • Laporan lintas proyek
  • Opsi white-label
Diskusi

Harga belum termasuk PPN. Punya lebih dari 10 proyek, atau butuh ditemani waktu pasang? Bisa dibicarakan.

Sebelum bertanya

Yang biasanya ditanya duluan.

Mandor saya gaptek semua, bisa pakai?

Justru itu alasannya dipilih Telegram. Gak ada aplikasi baru, gak ada formulir. Mandor kirim foto atau voice note kayak biasa, sisanya dikerjakan sistem.

Sistemnya salah baca angka, gimana?

Hasil bacaan muncul dulu sebelum disimpan, dan nominalnya masih bisa dibenerin lewat tombol edit. Foto burem? Sistem nanya ini dokumen apa, bukan nebak. Yang nyangkut duit, keputusan tetap di orang.

Absen bisa diakalin dari rumah?

Pakai live location, bukan kirim lokasi sekali. Cuma diterima dalam 250 meter dari titik proyek. Lokasi yang jalan terus gak bisa dipalsuin kayak share location biasa.

Data proyek saya disimpan di mana?

Di server kami, dan salinan dokumennya di Google Drive perusahaan Anda. Akses dibatasi per peran, jadi angka kasbon gak kelihatan semua orang.

Internet di lapangan lemot, kuat?

Kuat. Foto sama voice note ukurannya kecil, koneksi biasa cukup.

Bisa nyoba dulu?

Bisa, 14 hari pakai proyek Anda sendiri. Gak cocok, gak ada kewajiban lanjut.

Coba di satu proyek kecil dulu.

Dua minggu. Kalau laporannya lebih rapi dan gak ada selisih barang yang lolos, lanjut ke proyek berikutnya. Kalau nggak, berhenti di situ.